Pada hari selasa (31/5) bertempat di gedung Pusat Studi Jepang, Universitas Indonesia bekerja sama dengan Sun Yat-sen University, (ROC) Taiwan mengadakan Simposium Internasioanal bertajuk “The Ideology of San Min Chu I and The Foundation of Pancasila : A Shared vision.” Acara ini merupakan inisiatif dari TETO ( Tapei Economic and Trade Office )berkoordinasi dengan Departemen Ilmu Politik dan Hubungan Internasional FISIP UI. TETO merupakan salah satu kantor dagang Taiwan yang berbasis di Jakarta. Dalam kesempatan ini para pembicara di bagi ke dalam tiga sesi yang dimulai dari pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 17.00 WIB. Para pembicara dalam acara ini adalah dosen-dosen Universitas Sun Yat sen Taiwan, Dosen-dosen Universitas Indonesia, serta para peneliti, asosiasi professor dan dosen di berbagai Universitas di Asia seperti, S Rajaratnam School of International Studies Nanyang Technological University of Singapore, Tunku Abdul Rahman Unveristy Malaisya, dan National Ghen-Kung University, ROC Taiwan. Secara umum, keseluruh pembicara dalam simposium ini membahas tentang kesamaan Ideologi Pancasila dan Ideologi San Min Chu I dipandang dari kesamaan prinsip yang dikandungnya. Seperti yang dikatakan oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial National Sun Yat-sen, Wen Cheng Lin, antara Ideologi Pancasila dan San Min Chu I tidak hanya memiliki kesamaan visi yang dibangun, namun juga diantara keduanya sama sama memiliki kesamaan gagasan dalam membentuk negara yang demokratis.
( Fajar Butun )
